Perhatikan Wudhu’ Kita agar Shalat Kita Sah

Agar shalat kita sah atau diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka kita harus memperhatikan syarat-syarat sahnya. Di antara syarat sah shalat adalah thaharah, yaitu suci dari hadats, baik itu hadats akbar ataupun ashghar, dan suci dari najis, baik itu najis pada badan, pakaian, ataupun tempat kita melaksanakan shalat. Itu […]

Hanya Ingin Menuntut Ilmu dari Para Ustadz yang Terkenal atau Hanya Mau Mengundang Mereka Adalah Kebodohan dan Kesombongan terhadap Ilmu

Di antara adab yang harus diperhatikan oleh seorang penuntut ilmu dan panitia kajian adalah tidak boleh menyia-nyiakan ilmu dari seorang yang berilmu, walaupun beliau kurang terkenal. Ibnu Jama’ah al-Kinaniy asy-Syafi’iy rahimahullah berkata, وليحذر من التقيد بالمشهورين وترك الأخذ عن الخاملين، فقد عد الغزالي وغيره ذلك من الكبر على العلم وجعله

Mengenakan Pakaian yang Pantas untuk Majelis Ilmu Adalah Bentuk Mengagungkan Ilmu dan Memuliakan Syari’at

Ketika seseorang beragama di atas manhaj salaf, yakni mengikuti cara beragama dari para ulama’ generasi terdahulu, dari kalangan para sahabat, tabi’in, tabi’it-tabi’in, dan para ulama’ setelahnya yang mengikuti mereka dengan ihsan, maka orang tersebut akan berusaha mengikuti mereka, baik itu dalam masalah akidah, amalan ibadah, dan juga adab dan akhlak.

Jangan Memakai Kaus ketika Mengisi Kajian atau Menjadi Moderator dan Panitia Kajian

Semua dari kita di negeri ini sepakat bahwa memakai kaus ketika mengisi kajian atau menjadi moderator dan panitia kajian itu adalah bentuk merendahkan dan tidak menghormati majelis ilmu tersebut. Padahal, wajib bagi kita untuk menjaga ilmu dari hal-hal yang bisa meruntuhkan wibawanya dan menghilangkan kemuliaannya. Ibnu Jama’ah al-Kinaniy asy-Syafi’iy rahimahullah,

Perumpamaan yang Menakjubkan dalam Sebuah Hadits Antara Ilmu dan Harta Warisan

Biasanya, suatu perumpamaan dibuat untuk menunjukkan adanya kesamaan antara dua benda atau dua hal, dengan tujuan untuk memahamkan orang-orang tentang salah satu dari kedua hal tersebut. Akan tetapi, dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat perumpamaan antara ilmu dan harta warisan, dengan tujuan untuk memahamkan orang-orang tentang kedudukan

Dua Makna Ikhlas

Ada dua syarat agar amalan ibadah kita diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala: ikhlas dan ittiba’. Ittiba’ bermakna mengikuti Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yakni, wajib bagi kita untuk melakukan amalan ibadah sesuai dengan tata cara yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidak boleh beramal ibadah

Metode Mengajar Nabawi: Merumuskan Kaidah Umum dan Menjelaskan Contohnya

Di antara metode mengajar terbaik yang dicontohkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah merumuskan kaidah umum lalu menjelaskan contoh penerapannya. Ini dapat kita lihat misalnya dalam hadits yang sangat terkenal, yang diriwayatkan oleh ‘Umar ibn al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل

Dua Hukuman dari Allah bagi Para Ahli Bid’ah

Di antara hukuman yang Allah berikan kepada para ahli bid’ah adalah sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَن تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ “Berhati-hatilah orang-orang yang menyelisihi perintah Rasul; mereka akan ditimpa fitnah atau ditimpa ‘adzab yang pedih.” [1] Pada ayat

Jangan Menjadi Orang yang Tetap Menolak Kebenaran walaupun Telah Didatangkan 1000 Dalil

Di antara sifat yang harus kita jauhi adalah tidak mau menerima kebenaran sehingga membuat hati kita keras membatu. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati orang yang demikian dalam firman-Nya, إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ * خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ

Allah Menjadikan Pernikahan sebagai Jalan untuk Meraih Ketenangan dan Ketenteraman

Di antara maksud syari’at dari disyari’atkannya pernikahan adalah sebagai jalan untuk meraih ketenangan dan ketenteraman. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ “Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untuk kalian

Scroll to Top